“Barangsiapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, ia adalah orang yang beruntung; Barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin, ia adalah orang yang rugi; dan barang siapa hari ini lebih buruk dari hari kemarin, ia adalah orang yang celaka” Begitulah Rasulullah SAW bersabda.
Keadaan kita hari ini adalah akibat perbuatan kita masa lalu. Kita miskin, menderita, terpuruk, terhina adalah akibat sikap kita di masa lalu. Tidak ada yang layak untuk disalahkan jika kondisi kita seperti itu saat ini selain diri kita sendiri.
Jika keadaan kita saat ini adalah akibat perbuatan masa lalu, maka sudah bisa dipastikan bahwa masa depan kita ditentukan oleh perbuatan kita hari ini. Oleh karena itu, kalau kita menginginkan masa depan kita lebih baik maka pastikan hari ini kita berbuat yang terbaik. Namun jika hari ini kita sama saja dengan hari kemarin, masa depan kitapun akan sama saja dengan saat ini, bahkan bisa lebih buruk.
Saya yakin kita semua pasti menginginkan masa depan kita lebih cerah, lebih bahagia, lebih sukses, kaya raya, semakin bertaqwa, semakin sholeh, membantu orang lain, Islam jaya, dll. Namun tidak sedikit diantara kita yang tidak menyadari bahwa untuk mendapatkan itu semua adalah dengan melakukan yang terbaik saat ini. Mereka hanya sebatas ingin tanpa melakukan perubahan apapun. berharap Allah memberikan sesuatu yang ajaib semacam pertolongan, tiba-tiba jadi kaya raya, tiba-tiba sukses, tiba-tiba pintar, tiba-tiba islam jaya, tiba-tiba.. dan tiba-tiba…
Mari kita bersama-sama sekuat tenaga mengamalkan apa yang Rasulullah sabdakan di atas. Saya yakin Kita pasti akan berjaya. Tidak hanya di dunia, di akhirat juga.
Gambar di atas saya ambil langsung dari sumbernya. Kalau kita perhatikan gambar di atas sebelah kiri, walaupun tidak terlalu jelas, tapi untuk arah arusnya masih bisa terlihat, yaitu searah dengan arah perputaran jarum jam. Seharusnya menurut saya, arah arus induksi adalah searah jarum jam. Karena loop tersebut digerakkan ke kanan dan fluks bertambah pada loop. Hal ini berdasar hukum Lenz, bahwa arah arus induksi adalah sedemikian rupa sehingga menimbulkan medan magnet yang melawan perubahan fluks penyebab arus induksi tersebut. Pada kasus di atas , arah B induksi adalah tegak lurus menjauhi mata kita melawan pertambahan fluks aslinya yang arahnya tegak lurus mendekati mata kita.

