Doa Maslahat

Posted June 11, 2009 by asmaf
Categories: Catatan Harian, Islam, ilmu lain

Allahumma ashlih lii diiniil-ladzii Huwa’ishmatu amri, wa ashlihlii dunyayallatii fiiHaa ma’asyii, wa ashlihlii akhirati allatii fiHaa ma’aadi, waj’alil-hayaata ziyaadatallana fii kulli khairin, waj’alil-mauta raahatal-lanaa min kulli syarr (rawahul Muslim)

“Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang merupakan urusanku yang paling berharga. Perbaikilah urusan duniaku yang merupakan tempat hidupku. Perbaikilah urusan akhiratku yang merupakan tempat kembaliku. Jadikan hidup ini sebagai tambahan dalam setiap kebaikan, dan jadikanlah matiku sebagai istirahat dari semua kejahatan (HR. MUSLIM)

GURU FISIKA PROFESIONAL

Posted June 9, 2009 by asmaf
Categories: Fisika

Bagi para pecinta fisika terutama para pendidik yang ingin menambah wawasannya di bidang pengajaran fisika, ada artikel bagus tentang profesionalisme guru fisika. silakan download di sini

Info UMB 2009

Posted June 9, 2009 by asmaf
Categories: Fisika

Hasil UMB UI 2009 diumumkan tanggal 29 Juni 2009 dengan menggunakan account pendaftaran setiap peserta.link terkait  www.snmptn.ac.id

Info SMUP Unpad 2009

Posted June 9, 2009 by asmaf
Categories: Info Akademik

Hasil SMUP Unpad 2009 akan diumumkan tanggal 25 Juni 2009 melalui website resmi Unpad www.smup.unpad.ac.id atau di Kampus Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung

Info USM ITB Terpusat

Posted June 5, 2009 by asmaf
Categories: Info Akademik

Pengumuman Hasil Ujian PMBP-ITB 2009 Terpusat akan dilaksanakan di situs resmi ITB pada hari Jum’at, 12 Juni 2009.

Peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah yang lulus dan telah melakukan konfirmasi kelulusannya, harus melakukan Pendaftaran Online di situs resmi ITB, mulai hari Senin, tanggal 15 Juni 2009. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di sini.

Peserta KN-ITB 2009 yang lulus dan telah melakukan konfirmasi kelulusannya, harus melakukan Pendaftaran Peserta Bridging Program pada hari Jumat, tanggal 5 Juni 2009, pukul 08.00 – 11.00 WIB di Gedung Serba Guna ITB, Jl. Ganesa no. 10 Bandung. Informasi selengkapnya dapat diperoleh di sini.

Semangat Api dan Air

Posted March 20, 2009 by asmaf
Categories: Islam, ilmu lain

Semangat api dan semangat air

Semangat yang kita miliki, dalam menjalani berbagai hal dalam kehidupan ini, selalu dapat dikategorikan kedalam dua jenis semangat yakni semangat api  dan semangat air.


Semangat api. Api memiliki sifat mudah bereaksi (reaktif) dan cepat sekali membara. Namun, biasanya juga mudah lesu, mereda kemudian padam manakala bahan baku sudah habis. Selain itu, api tidak akan bisa menyala manakala tidak ada oksigen. Banyak sekali diantara kita yang memiliki semangat api. Terkadang, saking bersemangatnya, sering membuat kanan kirinya terbakar atau tidak nyaman. Tipe ini cenderung ingin menyelesaikan masalah secara cepat, secara instant, sehingga kurang memperhatikan kualitas dan kenyamanan dalam prosesnya. Kalau pun sukses, biasanya kanan kiri atau atau bawahannya terluka dan ikut terbakar.


Sebaliknya, semangat air adalah lambang dari semangat yang dipenuhi kelembutan, endurance (daya tahan) dan istiqamah. Ia akan terus berjalan dan tidak akan pernah berhenti mengalir hingga bertemu lautan luas. Hingga “bergabung” dengan Sang Maha Luas tak berhingga..

Seperti layaknya air, ia tenang, bertenaga kuat, dan mengalir jauh. Bila mengalami hambatan – misal batu menghadang –  ia menunggu temannya (bekerja teamwork) lalu sama-sama melewati hambatan tersebut. Namun, bila ia tidak bertemu teman-temannya, ia pun kuat bersabar hingga sinar matahari datang. Dengan sinar matahari, ia berubah menjadi uap dan bisa terbang tinggi untuk menjadi awan, cikal bakal air hujan. Ia rela kedinginan dan, dengan penuh kasih sayang,  ia rela tubuhnya terpecah menjadi butiran kecil untuk kemudian turun menjadi hujan yang menghidupkan dan menyuburkan bumi.


Semua makhluk sangat merindukan adanya air. Tanpa air rasanya tidak akan ada kehidupan. Tidakkah engkau liat bahwa tubuhmu 80% adalah air dan cairan. Bukankah kita selalu tergantung dengan air dari sejak bangun tidur hingga tidur kembali. Dari sejak kita di dalam kandungan hingga kelak dikubur di liang lahat. Gambaran keindahan Surga selalu dipersandingkan dengan sang air mengalir…


Marilah kita jadikan diri kita memiliki semangat air sehingga kalau pun kita sukses mencapai tujuan kehidupan kita, kita telah melakukannya dengan suasana penuh kesejukan, keridhaan dan keberkahan. insya Allah…


(from: Wahyu Is)

Insya Allah saya siap, syaratnya…

Posted March 20, 2009 by asmaf
Categories: Catatan Harian

Kenapa jika kita mendapatkan koreksi, kadang kita suka bete? wajar jika bete kalau kita tidak merasa salah, lalu ada yang koreksi kita. Namun, tidak sedikit orang yang menyadari kesalahannya, lalu ada yang koreksi, masih juga bete.

Hal ini terjadi pada saya sendiri langsung. Saya sedikit bete ketika tadi pagi dikoreksi oleh seseorang yang sangat saya segani. padahal sebelumnya saya sudah menyadari dan memperbaiki kekeliruan saya.

walaupun betenya sedikit, tapi saya heran pada diri saya sendiri, kenapa kok harus bete? Bukankah itu adalah bentuk perhatian beliau pada saya? Bukankah memang seharusnya saya dikoreksi? Kenapa saya tidak berfikiran positif saat itu?

Inilah mungkin peran syetan yang selalu membisikan rasa was-was kepada hati manusia. Sesaat setelah dikoreksi saat itu, timbul rasa kurang percaya diri, khawatir hilang kepercayaan, dll. yang membuat hati ini was-was.

Sekian jam lamanya hati ini masih sendu, perpaduan antara bete, rasa was-was dengan usaha membangun kembali sifat optimis.

Sekarang insya Allah saya masih berusaha untuk optimis, berfikiran positif.  Saya yakinkan diri ini dengan nashihat dari isteri saya, menurutnya, koreksi anggap sebagai nashihat, sebagai bentuk kasih sayang Allah pada saya, saya dikoreksi artinya saya mendapat perhatian dari orang yang sangat saya segani, koreksi adalah salah satu cara untuk melejitkan potensi diri. dst..

Mungkin salah satu penyebab awalnya adalah saya belum/tidak siap untuk dikoreksi. Padahal secara teori seharusnya saya siap untuk dikoreksi. Dan sekarang dengan mohon pertolongan Allah, saya nyatakan insya Allah saya siap, syaratnya yang mengoreksi harus tanpa rasa dengki he.. he…  (maaf bersyarat).

Koreksi Arah Arus Induksi di Hyperphysics

Posted February 3, 2009 by asmaf
Categories: Fisika

Tulisan ini saya maksudkan bagi siapapun para pemerhati fisika. Saya menemukan ada kesalahan pada salah satu web http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/HFrame.htm. Hal ini saya kira sangat penting, selain sebagai pembelajaran, juga Anda semua bisa mengoreksi saya jika ternyata saya yang salah. Sebelum langsung ke intinya, saya akan sedikit bercerita dulu :-)

Tadi pagi saya menyampaikan ggl induksi kepada siswa/i kelas XII di sekolah. ggl induksi muncul pada kumparan jika ada perubahan fluks magnetik yang melalui kumparan tersebut. Begitu menurut Faradays, ilmuwan inggris pada tahun 1831. Karena ada ggl induksi maka ada arus induksi yang muncul pada kumparan. Menurut Lenz, arah arus induksi sedemikian sehingga memunculkan medan magnet yang melawan perubahan fluks magnetik penyebab arus induksi pada kumparan.

Jadi, jika fluks magnetik semakin bertambah yang melalui kumparan maka arus induksi yang muncul arahnya sedemikian sehingga menimbulkan medan magnet yang mengurangi penambahan fluks tersebut.

Setelah selesai di kelas, saya coba evaluasi apa  yang sudah saya sampaikan di kelas dengan melihat referensi yang mudah untuk diakses. Tentu saja adalah internet yang tersedia di kelas-kelas dan di ruangan kerja saya. Saya buka http://hyperphysics.phy-astr.gsu.edu/hbase/HFrame.html salah satu web yang memuat materi-materi fisika. Web ini merupakan web milik salah satu universitas ternama di dunia. Department of Physics and Astronomy Georgia State University Atlanta, Georgia. Sangat bermanfaat bagi siapapun para pecinta fisika.

Setelah saya masuk ke dalam webnya, ada kesalahan (menurut saya) yang sangat fundamental, mengenai Hukum Lenz. yaitu arah arus induksi.

fday Gambar di atas saya ambil langsung dari sumbernya. Kalau kita perhatikan gambar di atas sebelah kiri, walaupun tidak terlalu jelas, tapi untuk arah arusnya masih bisa terlihat, yaitu searah dengan arah perputaran jarum jam. Seharusnya menurut saya, arah arus induksi adalah searah jarum jam. Karena loop tersebut digerakkan ke kanan dan fluks bertambah pada loop. Hal ini berdasar hukum Lenz, bahwa arah arus induksi adalah sedemikian rupa sehingga menimbulkan medan magnet yang melawan perubahan fluks penyebab arus induksi tersebut. Pada kasus di atas , arah B induksi adalah tegak lurus menjauhi mata kita melawan pertambahan fluks aslinya yang arahnya tegak lurus mendekati mata kita.

Bagaiamana menurut Anda?

Apa bedanya kita dengan mereka?

Posted January 29, 2009 by asmaf
Categories: Catatan Harian, Islam

Apa bedanya kita dengan mereka?  jika bangun tidur, pertama yang terpikirkan adalah pekerjaan kita?

Apa bedanya kita dengan mereka?  jika kita makan, kita lupa saudara-saudara kita.

Apa bedanya kita dengan mereka? jika fikiran kita sedikitpun tidak terbersit untuk mengingat derita saudara kita.

Apa bedanya kita dengan mereka? jika kita dapat kabar duka, sedikitpun tidak ada respon dari hati kita. minimal dengan do’a.

Tidak ada bedanya kita dengan mereka, jika kita begitu. Syahadat kita, Sholat kita, zakat kita, shaum kita, ibadah2 ritual lainnya yang kita lakukan hanya topeng belaka.

Begitu kira-kira nashihat yang saya terima dari salah seorang guru saya tadi pagi. Kita maksudnya adalah muslim yang benar-benar keislamannya dan mereka adalah muslim  yang diragukan keislamannya. Lebih jauh lagi puncaknya, menurut beliau:  kalau kita sudah tidak bisa dibedakan sebagai muslim dan ‘muslim-musliman’, maka pertanyaanya adalah Apa bedanya kita dengan kafirin?

Benar-benar pertanyaan yang membuat saya tertegun dan malu.

Mohon do’anya, semoga saya dikuatkan untuk berusaha tidak sama dengan mereka.

Jawaban Pertanyaan Ibu Guru

Posted January 27, 2009 by asmaf
Categories: Fisika

Al-hamdulillah saat ini saya berkesempatan untuk menuliskan jawaban pertanyaan Ibu Guru Fisika (teman saya) di blog ini.

Kalau dihitung semenjak diajukan pertanyaan tersebut, yakni tanggal 02 Des 08 hingga saat ini jelas sangat lama sekali. 1 tahun lamanya. 2008 – 2009. Tapi, tidak masalah, walaupun sudah agak basi, tapi ilmu akan selalu berguna sepanjang kita memerlukannya.

Ada 4 pertanyaan yang beliau ajukan saat itu. 3 pertanyaannya sempat saya tulis dan satu lagi tidak sempat. Saya tuliskan jawabannya saja tanpa pembahasan, karena menulis pembahasan memerlukan waktu yang cukup lama. terutama kesabaran menulisnya. (maaf, saya khawatir tidak sabar :-) )

1.Banyaknya vektor yang tidak sebidang yang menghasilkan resultan nol, paling sedikit adalah … jawabannya adalah 4 buah.

2. Seseorang berenang dengan laju konstan menyebrangi sungai yang lebarnya 100 m dan berarus konstan. Saat ia berenang tegak lurus arah arus, ia akan sampai di seberang 50 m ke arah hilir dari tempat semula. Agar ia dapat tepat sampai di seberang tempat semula, maka ia harus berenang dengan arah ke hulu membentuk sudut … dengan tepian sungai. jawabannya adalah θ = 180-104,5=75,5

mohon maaf, jawaban ini salah, saya tidak memahami maksud pembuat soal, yang  benar adalah θ = 60

3. Sebuah keping persegi panjang yang panjangnya P dan lebarnya L serta massanya m, mula-mula tergeletak pada lantai datar dengan bagian panjang sejajar lantai. Usaha untuk mendirikan keping agar lebarnya sejajar lantai adalah … jawabannya adalah W=mg(P-L)/2

Anda punya jawaban lain?