Angka taksiran bukan Angka Penting

December 22, 2008 by asmaf

Setelah ada revisi dari Mas Febdian Rusydi, al-hamdulillah saya mendapat satu pernyataan yang sangat gamblang mengenai angka penting, terutama kaitannya dengan angka taksiran pada pengukuran.

Selama ini, saya memahami bahwa angka penting adalah semua angka hasil dari pengukuran, yang terdiri dari angka pasti dan angka taksiran. Namun, ternyata, menurut Mas Febdian Rusydi: Angka taksiran bukan angka penting.

Tentu saja, pernyataan beliau ini bertentangan dengan pemahaman saya sebelumnya, juga dengan pemahaman sebagian para penulis buku fisika tingkat SMA. Jadi saya harus belajar lagi dari berbagai sumber untuk mendapat sebuah kesimpulan yang sangat memuaskan.

Untuk Mas Feb, Jazakallah atas ilmunya.

Tulisan Febdian Rusydi tentang Angka Penting

December 18, 2008 by asmaf

Kemarin, Rabu, 17 Desember 2008 saya susun soal buat remedial tes fisika kelas X. Sebelum dibagikan ke siswa, seperti biasa saya minta soal tersebut dikoreksi oleh seseorang yang saya percayai keilmuannya, Asisten Fisika, Pa Agus Sahrudin namanya. Saya sangat senang dikoreksi oleh beliau, karena tidak hanya mengoreksi kontennya saja tetapi dari kata, kalimat, satuan dan yang lainnya tak pernah ketinggalan dia koreksi. Ia memang teliti. cocok jadi fisikawan.

Alhamdulillah setelah dikoreksi, secara keseluruhan semuanya OK. Namun, ada satu soal yang mengundang perdebatan, yaitu mengenai pengukuran dan angka penting.

Menurut soal, diketahui sebuah benda diukur oleh Jangka Sorong yang memiliki ketelitian 0,005 cm. Skala utama menunjukkan angka 4 sedangkan skala terkecilnya menunjukkan angka 45 tepat. Dari hasil pengukuran tersebut, maka ditulis (4,0450 ± 0,0025) cm, bukan (4,045 ± 0,0025) cm karena jumlah digitnya harus sama dengan ketidakpastiannya. Permasalahannya adalah angka nol yang ditambahkan di belakang angka 5 tersebut termasuk angka penting atau bukan?.

Saya bersikukuh bahwa angka nol tersebut adalah angka penting dikarenakan angka tersebut merupakan angka taksiran, namun beliau bersikukuh bahwa itu bukan angka penting, karena angka taksirannya adalah angka 5 bukan angka nol, adapun angka nol tersebut merupakan tambahan supaya penulisannya benar.

Setelah berdiskusi cukup alot dengan argumennya masing-masing, kami menghentikan diskusi dikarenakan ada pekerjaan lain yang berbeda di tempat yang berbeda.

Kemudian, saya coba bertanya kepada para guru fisika senior yang ada di lingkungan sekolah. Namun, tetap belum ada yang memuaskan bagi saya. Salah seorang guru menyebut bahwa angka nol tersebut adalah angka penting karena termasuk hasil pengukuran. Guru lainnya angkat tangan dan akan belajar lagi tentang itu.

Setelah belum menemukan jawaban yang cukup memuaskan, Saya teringat Mas Febdian di www. febdian.net. dan saya menanyakan kepada beliau mengenai konsep angka penting.

Berikut tulisan beliau sebagai respon dari pertanyaan saya. (Jazakallah)

Angka penting, atau significant figure, adalah sejenis konvensi, atau perjanjian, penulisan bilangan hasil dari pengukuran. Konvensi ini menjadi penting dalam sains (tidak hanya Fisika) karena salah satu ciri dari sains adalah dapat diukur.

Lantas, kenapa angka penting diberikan dalam pelajaran Fisika? Ini mungkin karena dalam sejarahnya Fisika adalah ilmu yang langsung berkenaan dengan pengukuran (measurement), sedikit berbeda dengan saudara tuanya astronomi dan kimia yang berlandaskan pada pengamatan (observation).

Setiap pengukuran menghasilkan dua angka: angka pasti dan angka takpasti. Angka pasti adalah angka yang diberikan oleh alat ukur sesuai dengan ketelitiannya (biasa disebut dengan nilai skala terkecil, nst). Angka takpasti — dalam ilmu pengukuran disebut error atau uncertainty — adalah ketidakpastian karena keterbatasan alat ukur. Tidak ada dan tidak mungkin ada di dunia ini ada alat ukur yang tidak memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, setiap pengukuran harus menghasilkan ketidakpastian.

Derajat ketidakpastian tergambar dalam jumlah digit yang kita pakai dalam penulisan hasil pengukuran. Misalnya, kita nyatakan panjang sebuah pensil adalah 2,0 cm, yang kita maksudkan adalah panjang pensil itu di antara 1,95 dan 2,05 cm. Jika kita ingin menyatakan panjangpensil itu adalah 2,00 cm, maka yang kita maksud adalah panjang pensil itu di antara 1,995 dan 2,005 cm.

Pada kasus pertama, panjang pensil 2,0 cm, terdapat dua angka pasti dipakai untuk mendeskripsikan panjang pensil. Sedangkan pada kasus ke dua, panjang pensil 2,00 cm, terdapat tiga angka pasti. Jika kita menyatakan luas sehelai bidang adalah 5003 cm2, kita menggunakan empat angka pasti, di mana luas bidang itu sesungguhnya berada di antara 5002,5 dan 5003,5 cm2.

Dengan teknik tertentu, kita dapat mengukur massa planet Bumi. Hasilnya adalah 5.980.000.000.000.000.000.000.000 kg. Apakah angka pastinya 25 buah? Tentu saja kita tidak memiliki alat ukur massa dengan ketelitian begitu tinggi. Dari penulisan di atas, dapat kita simpulkan alat ukur kita memberikan tiga angka pertama, sisanya adalah ketidakpastian! Sehingga, massa planet Bumi kita tulis dalam notasi ilmiah,

m = 5,98 times 10^{24} ; text{kg}.

Begitu juga saat mengukur massa sebuah debu, misalnya 0,00043 g. Angka pasti yang dipakai adalah dua buah, yaitu 4 dan 3. Penulisan dengan notasi ilmiah memberikan angka 4,3 x 10-4 g. Hanya perlu diingat, kalau ternyata kita tahu persis angka pasti hasil pengukuran adalah 1, maka kita tulis massanya adalah 4 x 10-4 g — dengan cara yang sama untuk massa planet Bumi adalah 6,0 x 1024 kg untuk pengukuran yang menghasilkan dua buah angka pasti.

Angka nol memang selalu memberikan masalah dalam penentuan angka pasti, tapi jika kita memahami prinsip angka pasti dari filosofi pengukuran tidak akan ditemui masalah. Angka pasti terkait dengan ketelitian alat ukur kita. Tapi, jika ingin jalan pintas, aman untuk mengatakan:

  1. Semua angka bukan nol adalah angka pasti.
  2. Angka nol yang terletak di antara angka bukan nol adalah angka pasti.
  3. Angka nol yang terletak di belakang atau di depan angka bukan nol, harus merujuk pada alat ukurnya.

Semoga Bung Agus Rustandi puas dengan tulisan ini.

Bahan pengayaan

Pada contoh-contoh pengukuran panjang pensil di atas, rentang ± 0,5 cm adalah ketidakpastian pengukuran. Perjanjian dalam ilmu pengukuran adalah rentang ketidakpastian adalah sama dengan setengah dari nst alat ukur tersebut — sehingga nst alat ukur yang kita pakai adalah 1 cm.

Konvensi penulisan hasil pengukuran, x, dinyatakan sebagai

x = <x> pm sigma ,

di mana <x> adalah nilai rata-rata pengukuran dan sigma adalah ketidakpastian. Pada pengkuran yang dilakukan berulang antara 3 sampai dengan 29 kali, sigma adalah sama dengan ½ nst, sedangkan pengukuran berulang lebih dari 30 kali, sigma adalah simpangan baku (atau standard deviation) dari distribusi hasil pengukuran — ini sudah masuk ranah statistik.

Jumlah digit <x> harus sama dengan jumlah digit sigma. Penulisan 5,0 ± 0,05 adalah salah; yang benar adalah 5,00 ± 0,05 atau 5,0 ± 0,1. Pada 5,00 ± 0,05, ada dua buah angka pasti, yaitu 5 dan 0; 0 terakir adalah angka takpasti yang memiliki rentang ± 0,05.

sampai di sini tulisan beliau.

Dari peristiwa ini ada beberapa hikmah yang bisa saya ambil sebagai pelajaran, diantaranya:

1. Jangan pernah merasa puas dengan ilmu yang sudah kita miliki.

2. Menuntut ilmu adalah keharusan hingga akhir hayat.

Semoga kita tidak merasa cukup dengan ilmu yang kita miliki saat ini. Benar sekali Sabda Nabi Muhammad SAW bahwa menuntut ilmu itu adalah wajib bagi muslim laki-laki maupun perempuan mulai dari kecil hingga akhir hayat kita.

Insya Allah, Pasti menang

December 17, 2008 by asmaf

Wa Qul Jaa al-haqqo wa zahaqol bathil…

Demikian Firman Allah dalam Al-Quran. Katakan: kebenaran akan datang dan kebathilan akan hancur.. kira-kira begitu artinya.

Peristiwa pelemparan sepasang sepatu oleh wartawan iraq terhadap Bush merupakan tanda nyata dari kebencian seorang warga iraq terhadap Bush. Hal itu merupakan penghinaan telak bagi Bush dan Pemerintahan Amerika umumnya.

Bagaimana tidak, sama-sama kita tahu, Amerika telah meluluhlantahkan negeri seribu satu malam tersebut dengan dalih adanya senjata pemusnah massal, padahal tuduhan tersebut tidak terbukti sama sekali.

Hingga tadi pagi, dikabarkan simpatik dan dukungan dari berbagai kalangan terhadap si pelempar sepatu terus bergulir. bukannya cemoohan dan kutukan namun simpatik dan dukungan. luar biasa. pembuktian bahwa Bush dan Pemerintahan Amerika sudah tidak disegani lagi.

Kebenaran telah tiba, kebathilan pasti hancur.

Dinasti Bush akan segera berakhir, entah siapa lagi yang akan muncul setelahnya. Namun,  pasti kebenaran akan selalu menang dan kebathilan akan selalu kalah. Insya Allah …

Bagi yang suka fisika

December 2, 2008 by asmaf

Ketika sedang asyik-asyiknya ngedesain blog ini, salah seorang guru fisika (teman saya) yang sudah siap masuk kelas, menanyakan sesuatu yang ada di naskah try out. Tentu saja soal fisika yang ada kunci tanpa pembahasannya. rupanya beliau hendak membahas soal try out di kelas nanti.

Ada 4 pertanyaan yang beliau ajukan:

1.Banyaknya vektor yang tidak sebidang yang menghasilkan resultan nol, paling sedikit adalah …

2. Seseorang berenang dengan laju konstan menyebrangi sungai yang lebarnya 100 m dan berarus konstan. Saat ia berenang tegak lurus arah arus, ia akan sampai di seberang 50 m ke arah hilir dari tempat semula. Agar ia dapat tepat sampai di seberang tempat semula, maka ia harus berenang dengan arah ke hulu membentuk sudut … dengan tepian sungai.

3. Sebuah keping persegi panjang yang panjangnya P dan lebarnya L serta massanya m, mula-mula tergeletak pada lantai datar dengan bagian panjang sejajar lantai. Usaha untuk mendirikan keping agar lebarnya sejajar lantai adalah …

4. (ibu gurunya keburu masuk kelas, belum sempat saya tulis)

Di dalam hati saya merasa mampu untuk menyelesaikan soal-soal tersebut. Namun, saya pikir butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. (ga bisa kaleee.. he..he..) dan itulah kebiasaan buruk saya. Saya suka menyimpan soal dan menyelesaikan sendirian.

Selagi saya mencari jawabannya di rumah nanti… saya postingkan soal -soal tersebut dengan harapan barangkali ada yang mau dan mampu membantu saya dan ibu guru teman saya tersebut. Siapa mau coba?

Maaf ya…

December 2, 2008 by asmaf

30/11/2008 19:23

Ushain, dlm bulan sptmbr ni…

saya ga ngerti, apa maksudnya? bulan september lagi. saya tidak membalasnya, mungkin salah sambung kata hati saya.

01/12/2008 11:08

Sy sarankn, dlm minggu ini km hrs, jaga kesehatn ya, makan yg bnyk, biar gemuk & sehat, aku gak mau loh pd waktunya nanti km skt dan kurus, klu kamu gemuk&(…..)

saya masih tetep ga ngerti, apa maksud Iwan sms ke saya seperti ini. Saya coba ingat-ingat barangkali mengenai bulu tangkis, tapi rasanya ga nyambung. mmh.. Mungkin Iwan ngasih perhatian buat temannya (bukan saya) yang kurus dan tak mau makan.

kali ini Saya bales sms:

apa maksudnya ini? saya ga ngerti, Iwan ngobrol dengan siapa?

sengaja saya sebut namanya supaya dia inget bahwa saya adalah Agus, bukan temannya yang kurus itu. DIa malah sms lagi

cieeuh, belagu amat cih loh, siapkan aja masih ada wkt kop, seminggu lg.

saya semakin ga ngerti, apalagi dengan bahasanya yang tidak biasanya.. saya sms lagi dengan penuh rasa kesal,:

Saya ngacung yeuh teu ngarti! Lieur ngobrol jeung didinya mah!

Baca dgn seksama, lamun masih keneh t hrtos tanyaken k pak munif, bc nu kitu war tengarti, telmi amat cih loh,

balas Iwan.

kok nyuruh saya ke Pa Munif, berarti dia ga salah sambung. saya penasaran. segera saya tanyakan ke pa munif yang alhamdulillah sedang duduk ngobrol dengan kang indra setelah sholat dzuhur berjamaah.

Dengan tenangnya mas munif, membuka sms pertama Iwan tanggal 30/11/2008 19:23

Ushain, dlm bulan sptmbr ni…

jga kshtan km & byj mkn y?

q g mw pd wktny nnt km -krus-ngk brtenga& -skt2n

Tnd syg dr:

“PANITIA QURBAN ‘2009″ He.. he…

Tanpa dijelaskan Pa Munif saya langsung ngerti. satu kosong kata Pa Munif. Agus dah dikerjain Iwan. he…he… .

Saya pergi dengan rasa malu, saya dah ketipu, saya dah marah-marah, kesel. gara-gara saya kurang teliti, buru-buru baca sms. saya pikir sms pertama Iwan tidak ada kelanjutannya, ternyata masih banyak kalimat di bawahnya, sengaja mungkin Iwan kosongkan beberapa baris antar kalimat.. coba jika saya tenang membacanya dan sampai tuntas melihat k bawah… mungkin saya tidak perlu marah-marah dan berfikiran macam-macam.

Walau Iwan salah nyebut bulan tapi saya faham Iwan hendak mengingatkan saya akan idul qurban.

Iwan mohon maaf ya…

Pelajaran penting: Baca sms harus sampai tuntas.

Dinamika dan Hukum Newton

December 2, 2008 by asmaf

Dinamika merupakan ilmu yang mempelajari gerak suatu benda dengan meninjau penyebabnya, bagian dari mekanika. Beda halnya dengan kinematika, walaupun sama-sama bagian dari mekanika, tapi kinematika tidak meninjau penyebab benda tersebut bergerak.

Apa yang menyebabkan benda itu berubah keadaannya? dari diam menjadi bergerak, dari gerak pelan menjadi cepat, atau sebaliknya? Jawabannya adalah gaya. Gaya lah yang menyebabkan suatu benda berubah keadaannya, misalnya bola yang diam ketika diberi gaya berupa tendangan, maka bola tersebut berubah dari diam menjadi bergerak. begitu juga ketika bola tersebut bergerak menuju gawang, sang kiper memberikan gaya terhadap bola tersebut sehingga bola tersebut berubah arah/belok.

Lalu ada gaya apa saja yang sering muncul pada pembahasan dinamika dan hukum newton ini? diantaranya adalah:

1. Gaya Berat

Sehari-hari kita sering menyebut kata berat. misalnya, “Tas kamu kok berat sekali, bawa batu ya! Bukan saya bawa buku fisika, buku fisika kan berat”. atau seorang pedagang berkata: “setelah ditimbang, beras ini beratnya 25 kg”.

Di dalam fisika, ada satu besaran yang tepat untuk mengganti istilah berat yang diucapkan oleh siswa dan pedagang di atas. yaitu massa. Menurut ilmu fisika massa dan berat adalah dua besaran yang sangat berbeda dan mengandung makna yang berbeda pula.

Massa menyatakan kandungan zat dari suatu benda, merupakan besaran skalar. Sedangkan, berat adalah gaya pada sebuah benda akibat adanya gaya gravitasi, merupakan besaran vektor. Massa sebuah apel di Bumi dan di Bulan adalah sama tidak berubah. sedangkan berat apel di Bumi dan di Bulan adalah beda tergantung dari percepatan gravitasinya.

Karena Berat adalah besaran vektor maka selalu mempunyai nilai dan arah. Arah Berat adalah menuju pusat gravitasi, yakni pusat bumi. atau saat ini arahnya ke bawah. sedangkan besarnya di rumuskan dengan persamaan:

W = m.g;

dengan W adalah Gaya Berat dari Weight , m adalah massa dari mass dan g adalah percepatan gravitasi. Berat memiliki satuan Newton atau kg.m/s^2.

gaya-gaya pada sebuah balok yang sedang bergerak

gaya-gaya pada sebuah balok yang sedang bergerak ke kanan

Gaya berat lambangnya (diberi simbol) w menuju ke bawah (pusat bumi).

2. Gaya Normal.

…………………………………………………………………………… insya Allah di sambung nanti ya..

Nasihat dari Anas Bin Malik r.a.

November 28, 2008 by asmaf

Anas Bin Malik r.a. ialah seorang shahabat yang paling dekat dengan Rasulullah SAW, karena sejak kecil telah diserahkan ibunya untuk jadi khadim Rasulullah SAW sejak berusia sepuluh tahun. Beliau juga melayani Rasulullah SAW selama kurang lebih sepuluh tahun. Oleh karena itu, wajar jika Anas termasuk shahabat yang banyak meriwayatkan hadits, hapalannya yang sangat kuat, lagi pula usianya yang panjang.

Di zaman Abu Bakar r.a., Anas diangkat menjadi petugas daerah untuk Bahrain. Beliau berhasil membangun Bahrain hingga wafat di Bashra sebagai shahabat yang terakhir wafat di sana. Menurut sebagian riwayat, Anas meninggal pada usia 107 tahun, tapi ada juga yang berpendapat 91, 92 dan 93 tahun.

Nashihat dari Beliau diantaranya adalah Hadits tentang cabang iman sbb:

Tidak sempurna iman seseorang sehingga aku (Rasulullah SAW) lebih dia cintai dari orang tua dan anaknya serta manusia lain pada umumnya” (H.R. Bukhari-Muslim dan Anasai)

Kecintaan kepada Rasulullah SAW berdasar hadits ini harus melebihi cinta pada yang lainnya. Cinta pada Rasulullah SAW berbeda dengan kecintaan kepada anak dan keluarga. Cinta kepada Rasul adalah mendahulukan ketaatan padanya dan melakukan perbuatan yang sesuai dengan aturannya.

Cinta pada Rasul juga berbeda dengan cinta pada isteri. CInta pada isteri atau suami akan disertai dengan syahwat, cinta kepada Rasul justru harus mengalahkan syahwat.

“Ya Allah karuniakan kepada kami kecintaan kepada-Mu, kecintaan kepada Rasul-Mu dan kecintaan kepada orang-orang yang mencintai-Mu”

Antara Menulis dan Bulu Tangkis

November 26, 2008 by asmaf

Hari ini Rabu, sebentar lagi malam kamis. Malam yang cukup sibuk bagi saya. Maklum ada dua kegiatan penting yang biasa saya lakukan setiap malam kamis. Menulis dan Bulu Tangkis.

Menulis pada malam kamis sangat penting bagi saya, karena kamis pagi saya harus tampil prima dan elegan di depan sekitar 200 siswa SMA. Mengajar Fisika. Penampilan saya tidak boleh mengecewakan mereka. Saya adalah guru baru atau baru jadi guru, sehingga harus selalu mempersiapkan segalanya dari sisi materi hingga ke hal teknis.

Bulu Tangkis pada malam kamis juga susah untuk saya tinggalkan. Karena saya butuh olah raga, dan butuh suasana kompetitif.  Rekan saya selalu “memotivasi”, terutama ketika dia memenangkan pertandingan single. Walau permainannya tidak terlalu menarik, namun suasana persaingan dan keluarnya keringat benar-benar terasa.

Untuk malam ini saya belum memutuskan pilihan. Menulis, Bulu Tangkis, atau kedua-duanya bahkan tidak kedua-duanya.

Yang jelas saat ini hujan, besok anak-anak ulangan, setelah ini saya harus jemput sosok idaman di rumah sang panutan. .. (maksudnya anak dan isteri di rumah ibu dan bapak)..

Secangkir Kopi Spesial

November 25, 2008 by asmaf

Saya adalah penggemar kopi dan teh. Hampir setiap hari saya menikmatinya. Terutama di pagi hari sebelum berangkat ke tempat kerja. Isteri selalu menawarkan dua pilihan kepada saya. Bi.. mau minum apa? teh atau kopi? terkadang saya suka bingung memilih. ada kalanya teh tidak kurang juga kopi.

Pagi tadi, di luar biasanya, tanpa menunggu ditawari saya langsung minta dibuatkan secangkir kopi, dengan harapan saya bisa lebih meminimalisir rasa kantuk yang masih hinggap. Kopi apa? kopi biasa atau yang ada granulo nya? ujar isteri saya seperti biasa menawarkan pilihan. saya tidak memilih, saya serahkan kepada isteri, yang penting bagi saya adalah kopi..

Setelah selesai mandi saya langsung mengambil kopi yang sudah tersaji dan siap meminumnya. Namun sebelum meminumnya, saya terdiam sejenak, heran.. memutar-mutar cangkir meneliti… ada sesuatu di atas kopi. coklat, bubuk..yup Bubuk Granulo..  

Tapi bukan  itu  yang membuat saya terdiam heran, tidak sekedar bubuk yang tertabur begitu saja di atas air kopi. ada sesuatu di balik bubuk yang tertabur tersebut. Setelah lama memutar-mutar gelas, saya tersenyum. saya faham maksudnya.. bubuk granulo tersebut membentuk sebuah gambar. Gambar yang bermakna dalam bagi saya, yakni gambar “Eceng atau LOVE”.

Kopi ini saya buat dengan penuh cinta, untuk suami tercinta, katanya sambil tersenyum…

mmhh.. secangkir kopi yang sangat spesial..

Saya dan Fisika

November 24, 2008 by asmaf

Ada apa antara saya dan fisika?

Yang pasti saya menyenangi fisika. Entah kapan tepatnya saya mulai menyenangi fisika, karena kalau dirunut dari perjalanan kehidupan (akademik) saya, rasanya tidak ada keterkaitan yang signifikan antara saya dengan pelajaran fisika. 

Waktu SMP akademik saya biasa saja, apalagi fisikanya. tapi mungkin waktu itu saya suka heran dengan penampilan pa guru fisika, celananya di atas mata kaki, seperti michael Jackson (sekarang namanya Mikaeel setelah masuk islam). Lulus SMP masuk STM jurusan mesin produksi, tiap hari bergelut dengan mesin bubut dan besi. Ada fisikanya, tapi sebagian saja materi fisika yang saya dapatkan dari sekian banyak materi fisika yang ada, mekanika tepatnya bab kesetimbangan. Lulus STM saya urung meneruskan cita-cita saya semenjak masuk STM yaitu kerja di perusahaan besar seperti Krakatau Steel di Cilegon atau Bridgeston di Tangerang. Saya membuat keputusan yang mendadak, di luar kebiasaan siswa STM kebanyakan: di saat teman-teman STM sedang berlomba masuk bursa kerja, saya sibuk menyiapkan Tes masuk PT. Saya harus meneruskan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, S-1. Entah apa jurusan yang harus saya pilih, pokoknya saya harus jadi sarjana.

Al-hamdulillah dengan susah payah (bagi) saya, akhirnya saya diterima di Fisika non Kependidikan UPI melalui jalur UMPTN (sekarang SNMPTN).

Awal masuk kuliah, saya sama sekali tidak bisa menikmati indahnya fisika, yang ada capek luar biasa.. saya harus nunggu dosen, buat laporan awal, laporan akhir praktikum, menyiapkan materi buat tes, dll. pokoknya kultur yang sangat jauh berbeda dengan ketika saya masih di STM. sempat kesel, kecewa, salah jurusan, dan macam-macam ada di benak saya. bahkan ada teman yang pindah jurusan satu tahun kemudian karena merasa di Fisika UPI adalah nereka baginya, tidak jelas masa depannya, dan banyak alasan lainnya.

Setelah menjalani sekian lama… akhirnya saya menyadari, dan memahami bahwa takdir saya  ada di FISIKA UPI. ”it’s my destiny” Fisika UPI lah yang terbaik bagi saya yang diberikan Allah SWT. Sejak itulah saya mulai merasa bahwa fisika adalah bagian dari keseharian kehidupan saya, mulai dari bangun pagi, gesek-gesek mata ada gaya gesek, jangan terlalu kuat menggeseknya karena akan menimbulkan kalor yang berbahaya buat kulit dan mata kita, masuk kamar mandi cuci muka dan berwudlu disitu ada hukum bernoulli tentang kecepatan aliran fluida, lalu sholat shubuh badan kita harus ada dalam keadaan setimbang, maklum biasanya kalau sholat shubuh badan terasa sempoyongan (masih ngantuk mungkin) apalagi imamnya baca surat panjang., sarapan,.. berangkat kuliah, berinteraksi dengan teman2,..dst…dst.. sampai balik lagi rumah…. semua ada fisikanya… luar biasa… Fisika adalah sunnatullah.. kumpulan aturan-aturan Allah yang berlaku di bumi ini… Subhanallah..

Saat ini saya kembali belajar memahami fisika lebih dalam lagi terutama fisika dasar. Selain buat sendiri, saya coba tularkan kepada orang lain terutama siswa SMA.

Ada ikatan emosianal, kenikmatan tersendiri, fokus fikiran, relaksasi, fikiran positif, jauh dari fikiran dengki, hasad, apalagi jorok ketika saya berusaha menyelesaikan soal-soal fisika. Percaya diri, ingin berbagi, senyum di hati (kumaha..??) dan perasaan-perasaan positif lainnya saya rasakan setelah soal-soalnya terselesaikan. (coba aza..)

Jadi ada apa antara saya dan fisika? ….

Luar biasa… Allahu Akbar…