Apa bedanya kita dengan mereka?

Apa bedanya kita dengan mereka?  jika bangun tidur, pertama yang terpikirkan adalah pekerjaan kita?

Apa bedanya kita dengan mereka?  jika kita makan, kita lupa saudara-saudara kita.

Apa bedanya kita dengan mereka? jika fikiran kita sedikitpun tidak terbersit untuk mengingat derita saudara kita.

Apa bedanya kita dengan mereka? jika kita dapat kabar duka, sedikitpun tidak ada respon dari hati kita. minimal dengan do’a.

Tidak ada bedanya kita dengan mereka, jika kita begitu. Syahadat kita, Sholat kita, zakat kita, shaum kita, ibadah2 ritual lainnya yang kita lakukan hanya topeng belaka.

Begitu kira-kira nashihat yang saya terima dari salah seorang guru saya tadi pagi. Kita maksudnya adalah muslim yang benar-benar keislamannya dan mereka adalah muslim  yang diragukan keislamannya. Lebih jauh lagi puncaknya, menurut beliau:  kalau kita sudah tidak bisa dibedakan sebagai muslim dan ‘muslim-musliman’, maka pertanyaanya adalah Apa bedanya kita dengan kafirin?

Benar-benar pertanyaan yang membuat saya tertegun dan malu.

Mohon do’anya, semoga saya dikuatkan untuk berusaha tidak sama dengan mereka.

Leave a comment

Filed under Catatan Harian, Islam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s